Menjadi Teman yang Menyenangkan Setelah Berhijrah



Dalam berhijrah, setiap individu tentu memiliki pengalamannya masing-masing. Baik itu pengalaman yang menyenangkan ataupun yang tidak. Bahkan terkadang, teman-teman kita mengganggap bahwa setelah kita berhijrah, kita jadi orang yang tidak menyenangkan. Agar anggapan tersebut tidak muncul dalam pikiran teman-teman kita, yuk kita belajar menjadi teman yang menyenangkan untuk mereka.


Sebagai seorang yang beragama Islam, kita diminta untuk menjadi manusia yang paling positif. Ini adalah syarat utama jika kita ingin menjadi teman yang menyenangkan. Karena dengan menjadi pribadi yang positif, segala perbuatan dan pikiran kita akan dapat mendatangkan manfaat untuk orang-orang di sekitar kita.   

Caranya mudah kok, cukup dengan mengikuti akhlaq atau perilaku yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Karena hanya akhlaq Rasulullah itu lah yang paling mulia dan paling agung di dunia ini.

Akhlaq mulia Rasulullah yang dapat kita teladani dapat ditemukan dalam firman Allah di Q.S Al Hujurat : 9-12 yaitu :
https://weheartit.com/entry/3076036541. Cinta damai ketika ada perselisihan.
2. Dapat berbuat adil.
3. Dapat menjaga lisannya.
4. Berprasangka baik dan tidak mencari-cari kesalahan.

Kenapa sih kita harus mencontoh akhlaq mulia Rasulullah?

Akhlaq yang mulia atau baik akan dapat membuat diri kita menjadi nyaman ketika melihat dan melakukan kegiatan sehari-hari. Sedangkan ketika kita melakukan akhlaq yang buruk, kita akan merasa tidak nyaman dan gelisah saat melakukannya. Salah satu akhlaq buruk yang sering kita lakukan adalah sombong.

Orang yang sombong tentu tidak termasuk dalam kategori teman yang menyenangkan buat kita. Karena orang yang sombong biasanya akan menganggap rendah orang lain ketika dia merasa memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan teman-temannya. Dan dia akan menutup rapat-rapat kekurangan yang dimilikinya agar teman-temannya tidak tahu.

Jika kita menjadi pribadi yang sombong dan angkuh, maka jangan harap ada teman yang mau mendekati kita. Karena orang yang sombong akan merasa kalau dirinya lah yang paling benar, paling pintar, dan paling mengerti soal agama. Na'udzubillahi mindzalik..

Sifat sombong ini berbeda dengan sifat percaya diri ya.. Pribadi yang percaya diri adalah pribadi yang ketika tahu dirinya punya kelebihan, dia tidak akan merendahkan orang lain. Dia juga akan menganggap bahwa orang lain itu setara dengan dirinya.

Menjadi teman yang menyenangkan setelah berhijrah juga dapat kita cerminkan dengan melakukan kebaikan. Seperti ajaran Allah azza wa jalla dalam Q.S Al Imran : 159, yaitu:
1. Bersikaplah lemah lembut, jangan bersikap keras dan berhati kasar, agar nanti teman kita tidak semakin menjauh.
2. Maafkan jika teman kita berbuat buruk dalam merespon ajakan kita untuk berbuat baik.
3. Mohonkan ampunan atau doakan kebaikan pada teman yang berbuat buruk pada kita.
4. Bertawakal atau berserah diri kepada Allah, karena percayalah jika yang diberikan oleh Allah itu lah yang terbaik.

Dengan beberapa tips di atas, mulai sekarang kita dapat menunjukkan pada teman-teman kita bahwa setelah berhijrah, kita pun dapat menjadi teman yang menyenangkan dan teman yang mengajak kepada kebaikan.


Tulisan ini adalah intisari dari Kajian Ladies Class Main Ke Masjid oleh Ustadzah Dian Fitriaswanty

Comments