Anak Kembar = Pembawa Sial (?)

 


Tau nggak, ternyata orang Jepang jaman dahulu meyakini kalo keberadaan anak kembar itu sangat menjijikkan. Bahkan mereka menganggap orang yang melahirkan anak lebih dari satu secara bersamaan itu layaknya seperti seekor binatang yang melahirkan anak-anaknya. 

Konon, katanya, kalo ada Bidan yang bantuin persalinan anak kembar, bisa-bisa bidan itu bakal membunuh salah satu anak itu secara diam-diam. Atau bahkan Si Bidan akan menaruhnya di panti asuhan tanpa sepengetahuan ibunya.

Baca juga : Siapkan Ilmunya Dulu

Selain itu, kepercayaan mengenai anak kembar ini tidak hanya terjadi di Jepang pada zaman dulu, tetapi juga terjadi hingga awal tahun 1900-an.

Fenomena ini pun muncul sekilas di anime YASHAHIME: PRINCESS HALF-DEMON yang bercerita tentang tiga anak perempuan yang merupakan hasil perkawinan antara yokai (makhluk halus) dengan manusia sebagai karakter utamanya. Dua di antaranya, yaitu si kembar Towa dan Setsuna, yang merupakan anak dari Sesshomaru (yokai) dengan Rin (manusia).

Ketika Towa dan Setsuna baru dilahirkan, Sesshomaru segera mengambil keduanya dan menyembunyikan mereka di tengah hutan tanpa sepengetahuan Rin. Namun para yokai berhasil menemukan tempat persembunyian kedua anak kembar itu dan tidak segan untuk membakar habis hutan tersebut untuk membunuh Towa dan Setsuna.

Walau Sesshomaru mengetahui rencana para yokai untuk membunuh anak kembarnya, dia tidak peduli dan justru pergi meninggalkan mereka berdua terbakar di dalam hutan.

Baca juga : Tanamkan Nilai-nilai Ruhiyyah Sejak Dini

Kepercayaan orang Jepang ini jauh beda dengan apa yang diajarkan dalam Islam. Islam nggak pernah menganggap anak kembar sebagai pembawa sial, karena setiap anak terlahir di dunia dalam keadaan fitrah atau suci, tanpa memiliki catatan dosa sedikit pun. Sesuai dengan hadist Rasulullah SAW:

“Seorang bayi tidak dilahirkan (ke dunia ini) melainkan ia berada dalam kesucian (fitrah)...” [HR. Bukhari Muslim]

Dalam hadist tersebut, yang dimaksud dengan seorang bayi dilahirkan dalam kesucian atau fitrah adalah seorang bayi dilahirkan ke dunia dalam keadaan tidak memiliki dosa apa-apa. Tidak juga menanggung beban dosa orang tuanya. Selain itu fitrah juga memiliki makna bahwa bayi yang baru lahir memiliki kecenderungan pada kebaikan yang sesuai ‘standar’-nya Allah (alias Islami). Wallahu a’lam.

Comments